Monday, 6 August 2012

Nikmati SENJA RAMADHAN menuju Putrajaya!

Bismillah,



Alam nampak keemasan...
Sejenak ku pandang langit, menikmati siluet wajah nya!


Tertegun, bertasbih....seiring laju kereta kami menuju Putrajaya....
Subhanallah...Walhamdulillah....

Perjalanan masih panjang, ku tak bosan memandang,
Langit keemasan, mentari kan segera pulang ke peraduan....
Bola-bola lampu mulai berpijar,
langit pun semakin kelam....

Laju kereta kami mulai berkejaran dengan sang waktu!






















Waktu tuk berbuka puasa kan segera tiba!
Tetapi aku masih asyiik memandang Langit, dan sibuk mengabadikannya....


Welcome to The PUTRAJAYA! ^_^



Memasuki kawasan Putrajaya, cukup mengesankan. Bangunan nan indah, tertata rapih.Bertambah cantik dengan bentuk bentuk lampu yang bermacam, eksotik!



@Rahmajanti'81
Ramadhan 1432 H.
Semenanjung Malaysia.

Sunday, 5 August 2012

[Putrajaya] Kenangan Ifthor di keindahan Masjid Tunku Mizan, 2009.

Bismillah,

Kesempatan tuk menikmati sajian iftor jama'i (buka puasa bersama) di Masjid Besi atau Masjid Tunku Mizan, adalah kesempatan yang luar biasa bagi kami.

Bukan karena sajian yang terhidang percuma, melainkan rasa nyaman dan dapat melihat keindahan langsung masjid ini adalah hal yang sangat luar biasa bagi saya pribadi. :)

Meski terhidang ta'jil dan makan-minum dari masjid, kami sudah membawa bekal seadaanya. Menyempatkan diri tuk mengambil gambar tiap sudut yang terdapat di sana. Sungguh, masjid ini sangat luas dan megah. Keindahan lampu yang berpendar, makin menambah decak kekaguman. Subhanallaah...



Sebelumnya, sedikit akan kukisahkan mengenai nama masjid ini. Ada yang mengatakan mesjid ini bernama MASJID BESI, Why?

Ya, karena kebanyakan tekstur bahan bangunan yang dipakai adalah BESI. Dan, dinamakan pula mesjid Tunku Mizan, karena pada saat mesjid ini dibangun yang menjadi Raja Agong pada masa itu adalah Raja dari Trengganu : Tunku Mizan. (Mungkin ada yang boleh menjelaskannya lebih detail, sile...:))

Masjid ini cukup tinggi, kalau tak silap ada 3 lantai. Lantai dasar biasa untuk parking kereta, ekskalator pertama itu menuju ruang bersuci/ wudhu. Terdapat juga ruangan tuk menyimpan selipe/kasut. Lantai dua ruangan utama untuk sholat berjamaah, lantai tiga ruangan tuk jamaah perempuan.

(Gambar no.2 saya ambil dari lantai satu.)




Nah, sahabat bisa lihat bagaimana megahnya?

Ruangan tuk berwudhu saja begitu luasss....MasyaAllah, bentuk kran air yang melingkar ini, mengingatkan saya pada ruangan berwudhu di Masjid Istiqlal- Jakarta. :) (Gambar no.3 diatas)

Baiklah, saya akan berbuka puasa bersama dahulu, yaa, Kawan! ^_^


Gambar No.4 disamping ini adalah suasana Ifthor di Masjid Besi, kenangan kami di tahun 2009.












Usai menikmati sajian ta'jil , tibalah sholat waktunya Sholat Maghrib berjamaah.
Maha Suci Allah! Pemandangan hebat, karya insan biasa...sebegitu megahnya, Kawan.
Berulang kali saya bertasbih, karena memandang keindahan artstektur masjid yang begitu indahnya, bersyukur dapat menikmati sholat berjamaah dengan imam masjid yang hafiz Qur'an. Suasana yang adem, meski tanpa penyejuk ruangan, karena majid ini tak berdinding rapat.

Lihat, bagaimana arah kiblat dibangun !?
Kita dapat melihat keindahan lampu-lampu bangunan di belakang masjid, Subhanallah...




Usai Sholat Maghrib berjamaah, dilanjutkan beratur tuk mengambil Nasi dan lauk pauknya. Kemudian, barulah kami Sholat Isya dan tarawih berjamaah. Sesudahnya, saya kembali merekam tiap sudut yang ada di masjid ini.

Pada gambar No. 6 dibawah ini, adalah sudut samping kanan masjid Besi. Dari kejauhan kita dapat menikmati jembatan Putrajaya dengan temaram lampunya. Hati-hati, kawan! Masjid ini kurang safety tuk anak-anak, karena kolam kecil yang berisikan air setinggi 1 kolah tidak dibatasi apapun! :)

Saya berfikir, air tersebut dapat digunakan tuk bersuci. Karena, kita dapat 'bermain air' disana, pun saya yang tak sabar, sambil duduk dan bertilawah, kaki saya berkecipak berendam di kolam,heehe...

Usai saya jejakkan kaki ke atas lantai kembali, dalam hitungan menit, kedua kaki dan lantai segera kering! Tahukah mengapa bisa demikian, Kawan?? ^_^



Sejenak, saya mencoba abadikan kenangan manis bersama lelaki kecil kami  : Akram. Kemudian, mencoba bertegur sapa dengan para pekerja yang membantu menyiapkan hidangan berbuka puasa  kami. Ternyata keduanya asal Indonesia, saudara se-Tanah Air! Haturnuhun semua....^_^



Baiklah, saya lanjutkan tuk merekam gambar dari arah berlawanan kiblat Masjid. Disana terdapat pemandangan lebih indah lagi, ada kolam bermandikan lampu dan air mancur. Jika mendongakkan kepala keatas, betapa langit hitam indah sekali dengan taburan bintang gemintangnya! Subhanallah...




Lain halnya ketika ifthor bersama Mak mertua beserta makngah saya tahun 2011, air mancurnya terpasang indah.






Pendar Cahaya Masjid Biru! Subhanallah...



Tuesday, 17 July 2012

Bukit Broga, penjelajahan yang menarik!


"Cik gu, semalam saya tak boleh datang karena ikut ayah ke Broga!"
Seru Fatin Nabila muridku yang sering kali bercerita tentang jalan-jalannya bersama keluarga
di akhir pekan. Hongkong dan Bandung pun telah ia jejaki. Namun kali ini ia bercerita tentang
Broga-Semenyih, tempat yang ternyata tidak begitu jauh dari rumah kami. Haduuh ku dibuat
penasaran dengan cerita Fatin ditambah kisah seru lainnya dari muridku Izzati (tingkatan 3)
yang baru saja diajak kesana bersama guru geografinya dan kawan sekalas tuk mempelajari
tentang BUMI, dan katanya keindahan SUNRISE dan SUNSET sungguh indah dipandang dari sana!
Wow, semua itu sudah cukup membuatku makin penasaran!! :D

*****

Hingga, akhirnya ketika kami ada urusan untuk pergi ke arah Semenyih, kami coba mencari dimana letak Broga, yg belum juga kujumpai saat bertanya dengan si mbah Google, heehe...

Ternyata, dari Universiti ... 500 meter lagi baru sampai ke daerah Broga, tepat di depan Rabbit Farm yang katanya terbesar di Malaysia, disitulah Bukit Broga berada! Huaa, amat disesalkan karena kami pergi secara mendadak, tepat sekali kameraku yang sedang mati batrinya!  :'(

Anyway, perjalanan tetap dilanjutkan...menjelang pukul 6 petang, kami sampai disana, ketika masuk ternyata dikenakan charge RM 2, karena hari kerja so..kereta kami boleh naik sampai pertengahan bukit. Melihat kanan kiri yang ada hanya Pohon Kelapa Sawit, ada sedikit tanah lapang untuk parking kereta, kondisi jalanan yang berbatu-batu bersalut tanah, membuat kereta kami bergoyang-goyang, hee..

Sampai dipertengahan bukit, ada beberapa kereta yang parkir, dan kami lanjut berjalan kaki keatas bukit tanpa peralatan apapun, huaa..perjalanan ke atas bukit ternyata bagaikan mendaki gunung, kanan kiri semak belukar, perjalanan cukup berat medannya dan kami akhirnya berhenti sebelum sampai di bukit , hiks..sebab kasian anak-anak dan baby Akhyar. :)

Meski kecewa berat, aku cukup jadi penyimak para pengunjung yg berdatangan, kebanyakan adalah orang-orang Chinese, mereka lengkap dengan peralatan hiking, sedang aku.. cuma bermodal kasutnya saja, heehe.. Yaah, kembali ke kereta kami, ternyata disana banyak pohon karet loh, kawan-kawan!

Yihaa...ketahuan deh noraknya, beneran! Ini pertama kali aku betul-betul bersentuhan dengan pohon karet, yang sudah ditoreh, karena penasaran kudekati dan disana telah terlilit tempat untuk menadah getahnya, ihii... saking girangnya kuajak abang 'Ammar dan Arham mendekat serta..memberitahukan penemuanku, haaha.. dilanjut cerita abi pada masa kecilnya...lelaki kecil penoreh getah, yang biasa pergi kedalam hutan usai Shubuh dan menoreh pohon Karet untuk diambil getahnya, agar getah nya menjadi keras dicampur nenas, kata abiy.. kalau sudah siang getah karet sudah tidak mengalir lagi, seperti yg kami lihat.

Kembali kusimak para pengunjung yg bersedia keatas, mereka rata-rata memakai tongkat khusus untuk memudahkan perjalanan, kata abiy kalau kita kesini lagi cukup dengan memakai tongkat penyapu, heehe..betul! lebih jimat! ^_^

Nah, ternyata ada juga satu kereta penuh orang berjilbab, kurasa mereka akan melaksanakan sholat maghrib dari atas bukit sana. Wuahh..makin penasaran kalo belum sampai di puncak. Yaa..aku akan kembali lagi nanti, insyaAllah aku juga melihat wajah kecewa abang Ammar yg sama antusiasnya dengan umminya, hee..

Sooo..We'll be back! InshaAllah
Ingin benar-benar menikmati dan memperkenalkan pada lelaki kecilku tentang keindahan dan kuasa penciptaan Allah-Robb mereka! Tentu, dengan peralatan yg lengkap juga foto yg dapat ku share dengan kawan-kawan sedunia!
^_^

~Dini Rahmajanti (Dee)~
Semenanjung Malaysia
FEB 2012

Wednesday, 20 June 2012

[Sg.Buloh,Selangor-MALAYSIA] Bermain di ladang bunga! ^_^


BAHAGIA.

Yup, selalu  melihat rona bahagia pada wajah lelaki kecil kami, dimana alam terhampar luas, dimana kebebasan mereka dapatkan, sekedar bermain tanah, bermain airnya, bermain rumput, meski harus berakhir dalam keadaan kotor, berakhir dalam senyum terindah milik mereka, yang tak mungkin dapat kubeli.

Monday, 7 May 2012

[Negeri Malaka - MALAYSIA]





Haduuuh, mmelihatnya saja sudah dag  dig der!! :D










Honeymoon Eyang Kung & Eyang Uti, "Uhuuy!" ^_^
Becak yang Chantik kayak beginian cuma ada di Negeri Melaka, soo U know, deh! hehe...